apa yang mau diperdebatkan bung!

lihat aja situasi ajang debatnya cuman di posko pinggiran gang, sambil nikmatin rokok plus kopi pahit, saya kok mau aja terjebak debat aneh *siapa suruh duduk disitu !* yang sebenarnya juga tidak ada orang yang memperhatikan kita. kita berempat benar2 terlihat sebagai pengangguran intelektual sialan yang sibuk mengkhawatirkan yang gak ada.

coba saja si Kempluk mau mengetok kepala salah satu orang saja dari kami berempat sudah pasti kok bunyinya “Tong!”, eh… malahan anak itu sibuk ngetok kepalanya sendiri yang lifetime benjol itu pertanda tempo sedang di percepat. Apa ini ya yang dinamakan para kusir berdebat? nggak jelaass !. saya benar2 perlu masukan. coba tanya bli anton ah….

Iklan